Menanggapi momentum ini, Sekretaris Jenderal DPD Partai NasDem Kabupaten Bondowoso mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersikap bijak dalam menghadapi kemajuan teknologi. Menurutnya, beradaptasi dengan perkembangan zaman adalah sebuah keharusan, namun nilai-nilai dasar dalam bermasyarakat tidak boleh tergerus.
"Kita tidak boleh menutup mata dari kemajuan teknologi seperti AI yang saat ini berkembang sangat pesat. Kita harus mampu memanfaatkan teknologi untuk kemajuan bersama, namun jangan sampai kecanggihan tersebut membuat kita melupakan norma-norma kemasyarakatan, kesopanan, dan etika berinteraksi yang selama ini menjadi jati diri kita," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa semangat Hari Menulis Surat Sedunia mengajarkan tentang ketelitian, kehangatan rasa, dan penghormatan terhadap lawan bicara—suatu nilai yang sering kali terabaikan dalam pesan singkat instan maupun teks yang dihasilkan oleh mesin.
"Menulis surat dengan tangan mengajarkan kita untuk berpikir mendalam dan menyampaikan pesan dengan santun. Nilai-nilai inilah yang harus tetap kita bawa di era AI. Boleh saja kita menggunakan teknologi tercanggih, tetapi norma, etika, dan nilai kemanusiaan harus tetap menjadi fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat di Bondowoso," pungkasnya.
Peringatan Hari Menulis Surat Sedunia ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Bondowoso, untuk tetap merawat budaya sopan santun dan etika komunikasi di era digital.













