![]() |
| Wakil Ketua DPD NasDem Bondowoso, Azizi Masrurullah, S. Pd. |
📰 Tantangan DPD Partai NasDem di Tahun 2026: Apakah Partai Sudah Siap? Simak Penjelasannya
Bondowoso, 5 Januari 2026 – Memasuki tahun 2026, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem di berbagai wilayah menghadapi serangkaian tantangan signifikan, terutama setelah kontestasi politik sebelumnya. Konsolidasi internal, penguatan struktur organisasi, dan persiapan strategis menjadi fokus utama untuk memastikan kesiapan partai dalam menghadapi agenda politik ke depan, pembentukan DPC dan termasuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) di beberapa wilayah.
🧭 Langkah Strategis DPD Partai NasDem Kabupaten Bondowoso
Meskipun informasi spesifik mengenai rencana kerja tahunan 2026 DPD NasDem Bondowoso belum tersedia secara publik, langkah strategis yang dilakukan umumnya berfokus pada tiga pilar utama: Konsolidasi, Perekrutan Tokoh, dan Pelayanan Masyarakat (Restorasi).
1. Konsolidasi Struktur dan Optimalisasi Kekuatan Partai
Wakil Ketua DPD NasDem Bondowoso, Azizi Masrurullah, S. Pd. "sebelumnya telah menekankan bahwa kekuatan struktur adalah kekuatan utama untuk memenangkan kontestasi politik. Dalam menghadapi tantangan 2026, strategi ini diperkirakan akan dipertajam", Jelasnya
Penguatan di Tingkat Bawah (Ranting): Memastikan semua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) hingga Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) di tingkat desa/kelurahan aktif dan memiliki basis massa yang terdata.
Optimalisasi Program Kerja: Meneruskan program kerja yang membumikan Gerakan Perubahan di tengah masyarakat Bondowoso.
Rapat dan Evaluasi Berkesinambungan: Mengadakan rapat dan evaluasi Bappilu (Badan Pemenangan Pemilu) secara rutin untuk mengukur progres dan kesiapan menghadapi Pilkada.
2. Perekrutan Tokoh Potensial dan Pematangan Calon Kepala Daerah
Tahun 2026 adalah tahun Pilkada serentak di berbagai daerah, termasuk Bondowoso. Langkah strategis DPD akan sangat fokus pada persiapan kontestasi ini:
Menjaring Tokoh Lokal: Berupaya menarik tokoh-tokoh masyarakat, ulama, profesional, atau politisi berpengalaman di Bondowoso untuk bergabung. Strategi ini sudah dilakukan sejak 2022 untuk memperkuat komposisi calon legislatif dan kini akan dialihkan untuk Calon Kepala Daerah (Cakada).
Silaturahmi Tiada Henti: Melakukan komunikasi politik secara intensif dengan tokoh masyarakat dan partai politik lain untuk membangun koalisi yang solid dalam mengusung pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati.
Pemetaan Potensi: Melakukan survei dan pemetaan mendalam mengenai kandidat internal dan eksternal yang paling berpeluang diterima oleh masyarakat Bondowoso.
3. Aksi Sosial dan Pelayanan Masyarakat (Wajah Restorasi)
Untuk mendapatkan hati masyarakat Bondowoso, DPD NasDem harus terus aktif dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan rakyat:
Program Kemanusiaan: Meneruskan kegiatan sosial seperti santunan anak yatim dan aksi kemanusiaan lainnya, sebagaimana yang pernah dilakukan.
Advokasi Isu Lokal: Fokus mengadvokasi isu-isu yang menjadi perhatian utama masyarakat Bondowoso, seperti pertanian, infrastruktur pedesaan, atau pendidikan,
Pendampingan Konstituen: Memastikan rencana matang untuk merebut Kursi Legislatif DPRD Kabupaten Bondowoso.
Intinya: Langkah strategis DPD NasDem Bondowoso menjelang 2026 adalah perpaduan antara memperkuat "dapur" partai (struktur dan konsolidasi) sambil aktif "memasak" Calon Kepala Daerah dan mempersembahkan "hidangan" pelayanan kepada masyarakat (aksi sosial dan advokasi).
🎯 Konsolidasi Internal dan Soliditas
Salah satu tantangan mendasar yang terus disoroti adalah soliditas internal. Beberapa DPD, seperti yang terjadi di Kabupaten Kuningan, sempat mengalami dinamika internal yang berujung pada mosi tidak percaya di tingkat DPC. Situasi ini menjadi alarm bagi pimpinan wilayah untuk segera melakukan pembenahan dan memastikan seluruh kader militan bergerak dalam satu komando restorasi.
Wakil Ketua DPD NasDem Kab Bondowoso Bidang Pemenangan Pemilu Mujahri, sebelumnya telah menekankan bahwa tantangan ke depan semakin berat. Ia meminta pengurus di Kecamatan maupun Daerah untuk menjaga soliditas, bahu membahu, dan saling support sebagai kunci untuk melalui berbagai tantangan politik.
🏗️ Penguatan Struktur dan Kantor Permanen
Kesiapan fisik dan kelembagaan juga menjadi agenda penting. Beberapa DPD telah mengambil langkah konkret untuk memperkuat struktur hingga ke tingkat kecamatan dan desa, seperti yang dilakukan oleh DPD NasDem Kabupaten Bondowoso melalui gerakan pembentukan DPC.
💡 Fokus Program dan Isu Kerakyatan
Partai NasDem di tingkat daerah juga berupaya menanggapi tantangan zaman dan isu kerakyatan melalui program-program yang fokus. DPD NasDem Kota Malang meluncurkan program "Remaja Bernegara" yang berfokus pada etika politik di era digital, sebagai upaya menumbuhkan harapan di tengah tantangan. juga terus mendorong penguatan sistem perlindungan perempuan dan anak, menandakan komitmen partai terhadap isu-isu sosial yang vital.
Kesimpulan:
Berdasarkan langkah-langkah yang diambil, seperti pembentukan DPC sejak dini, penguatan struktur, serta penekanan pada soliditas dan isu kerakyatan, DPD Partai NasDem Kabupaten Bondowoso menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan diri menghadapi tahun 2026. Meskipun dinamika internal di beberapa daerah menjadi tantangan, upaya restorasi dan konsolidasi menjadi prioritas utama untuk memastikan partai siap dalam menghadapi kontestasi politik di masa mendatang.(Red)























